Sebuah kajian rutin yang digelar menjelang Ramadhan menekankan pentingnya menjadikan bulan suci ini sebagai waktu memperbaiki diri dan menata hati. Para ustaz menjelaskan bahwa Ramadhan bukan hanya ibadah menahan lapar dan haus, tetapi juga proses membersihkan jiwa dari sifat buruk seperti amarah dan iri hati. Dalam kajian tersebut, jamaah diajak untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, sedekah, serta memperkuat hubungan antar sesama. Ramadhan disebut sebagai kesempatan besar bagi umat Muslim untuk meraih ketenangan batin dan memperbaiki akhlak setelah bulan suci berakhir.