May 5, 2026

Kabar Terbaru

Dauroh Janaiz Bekali Mualaf dengan Pemahaman dan Keterampilan Pengurusan Jenazah

Dauroh Janaiz diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Dauroh Intensif Mualaf dengan tema “Pelatihan Pengurusan Jenazah”. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman syariat serta keterampilan praktis dalam mengurus jenazah sesuai tuntunan Islam. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Yayasan Masjid Alumni IPB dengan BAZNAS RI dalam upaya memperkuat program pembinaan mualaf, khususnya dalam aspek pemahaman ibadah dan praktik kehidupan sehari-hari. Kegiatan dipandu oleh Ustadz Kamal Mustofa, Lc., yang menyampaikan materi sekaligus memandu praktik secara langsung. Metode ini memungkinkan peserta memahami setiap tahapan pengurusan jenazah secara lebih komprehensif, mulai dari teori hingga praktik. Pelaksanaan kegiatan dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman masyarakat terkait tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat. Dalam praktiknya, tidak sedikit masyarakat yang merasa ragu atau sepenuhnya menyerahkan proses tersebut kepada pihak tertentu. Padahal, pengurusan jenazah merupakan kewajiban fardhu kifayah yang idealnya dapat dilaksanakan oleh umat Islam di lingkungannya masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026, pukul 08.30–11.30 WIB, bertempat di Masjid Alumni IPB. Sebanyak 35 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari 21 mualaf binaan dan 14 jamaah serta takmir Masjid Alumni IPB. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi secara interaktif melalui pemaparan materi dan praktik langsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memiliki pemahaman yang lebih baik serta kesiapan dalam menjalankan kewajiban fardhu kifayah. Selain itu, pembekalan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berperan di tengah masyarakat serta mengamalkan ajaran Islam secara nyata.

Kabar Terbaru

Dukungan Usaha untuk Jamaah Masjid Al Ihsan

BMAI menyalurkan bantuan modal usaha kepada jamaah binaan Masjid Al Ihsan, Tonjong, Kabupaten Bogor, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebanyak 10 penerima manfaat menerima bantuan dengan total penyaluran sebesar Rp10.000.000. Program ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha kecil dalam mempertahankan serta mengembangkan usaha mereka, khususnya dalam menghadapi periode kebutuhan ekonomi yang meningkat, seperti bulan Ramadhan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat usaha yang telah dirintis, meningkatkan pendapatan, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas. Melalui program ini, BMAI berupaya mendorong terciptanya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat. Inisiatif ini juga menjadi wujud nyata kepedulian dan kolaborasi dalam mendukung penguatan ekonomi berbasis masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro. BMAI mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam program pemberdayaan, sehingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang dapat terbantu dan semakin berdaya.

Kabar Terbaru

BMAI Dukung Usaha Jamaah MT Karima Shidqia

BMAI bersama Baitul Maal MT Karima Shidqia menyalurkan bantuan modal usaha kepada jamaah binaan MT Karima Shidqia sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat. Sebanyak 17 penerima manfaat mendapatkan dukungan modal usaha, masing-masing sebesar Rp 500.000, dengan total penyaluran mencapai Rp 8.500.000. Program ini merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung pelaku usaha kecil agar dapat bertahan, berkembang, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat usaha yang telah berjalan, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas. Selain itu, program ini juga menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat. Kolaborasi antara BMAI dan Baitul Maal MT Karima Shidqia menunjukkan pentingnya sinergi dalam memperluas dampak pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro. BMAI mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam program-program pemberdayaan, sehingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang dapat terbantu dan semakin berdaya.

Kabar Terbaru

MAI Dukung Usaha Anggota UMKM Berdaya di Bogor

BMAI kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada anggota komunitas UMKM Berdaya di Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil agar tetap bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi. Pada program ini, bantuan diberikan kepada 10 penerima manfaat yang memiliki beragam jenis usaha, di antaranya nasi uduk, gorengan, susu kedelai, cireng isi, kue basah, hingga nasi tumpeng. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 4.500.000. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat keberlangsungan usaha, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas bagi para penerima manfaat. Program ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara BMAI dan para donatur dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis usaha kecil. Dukungan yang diberikan tidak hanya berdampak pada keberlangsungan usaha, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. BMAI mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam berbagai program pemberdayaan, sehingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang dapat terbantu dan semakin berdaya.