Baitul Maal Masjid Alumni IPB Bersama Yayasan BISA dan SPEED Kota Bogor Resmi Membuka Pelatihan Mekanik Sepeda Motor Gratis bagi Pengemudi Ojek Online

Baitul Maal Masjid Alumni IPB bekerja sama dengan Yayasan BISA dan SPEED (Serikat Pengemudi Daring) Kota Bogor secara resmi membuka Program Pelatihan Mekanik Sepeda Motor bagi para pengemudi ojek online. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para mitra pengemudi ojek online. Pelatihan ini diselenggarakan secara gratis dan akan berlangsung selama 12 kali pertemuan. Selama mengikuti pelatihan, para peserta akan dibimbing langsung oleh instruktur yang berpengalaman di bidang mekanik sepeda motor. Materi yang diberikan mencakup pengetahuan dasar mengenai sistem kerja sepeda motor, teknik perawatan berkala, identifikasi kerusakan, hingga praktik perbaikan yang dapat diterapkan secara langsung. Program ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan baru yang bermanfaat bagi para peserta. Dengan memiliki kemampuan di bidang mekanik sepeda motor, para pengemudi ojek online tidak hanya dapat merawat kendaraannya secara mandiri, tetapi juga memiliki peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan melalui jasa perawatan dan perbaikan sepeda motor. Kolaborasi antara Baitul Maal Masjid Alumni IPB, Yayasan BISA, dan SPEED Kota Bogor menjadi wujud nyata sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kompetensi, memperluas peluang usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Semoga setiap ilmu yang dipelajari menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan, membuka pintu-pintu rezeki, dan menjadi bekal yang dapat terus dikembangkan demi meningkatkan kesejahteraan para peserta dan keluarga mereka. Baitul Maal Masjid Alumni IPB akan terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Klik tautan berikut untuk melihat kegiatan Pelatihan Mekanik Sepeda Motor Gratis bagi Pengemudi Ojek Online :

Festival Muharam 1448 H Masjid Alumni IPB: Syiar Islam, Pembinaan Generasi Muda, dan Kepedulian Sosial

Masjid Alumni IPB sukses menyelenggarakan Festival Muharam 1448 H pada 10–11 Juli 2026 sebagai rangkaian peringatan Tahun Baru Islam yang dikemas secara edukatif, inspiratif, dan penuh keberkahan. Kegiatan ini menjadi wadah syiar Islam sekaligus penguatan peran generasi muda dalam dakwah, pendidikan, dan kepedulian sosial. Festival Muharam 1448 H merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Masjid Alumni IPB, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Alumni IPB Kota Bogor, dan Alumni Bisnis Cendekia (ABC HA IPB), dengan dukungan sponsor utama PT Lafirza Econex Konsultan. Acara semakin semarak dengan hadirnya pendakwah muda Ustadz Dennis Lim yang menyampaikan Tabligh Akbar bertema “Mau Sampai Kapan Aku Begini?”. Pembukaan festival dihadiri oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba dan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim. Dalam sambutannya, Dedie A. Rachim mengajak masyarakat menjadikan momentum hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai refleksi untuk meningkatkan kualitas keimanan dan pendidikan agama sejak usia dini. “Kami menaruh perhatian besar pada pendidikan agama sejak dini, khususnya bagi anak-anak yang belum bisa baca-tulis Al-Qur’an,” ujarnya. Ia berharap proses belajar agama yang dijalani dengan kesabaran dan ketekunan menjadi jalan memperoleh keberkahan serta memudahkan umat dalam menjalankan perintah Allah SWT. Ragam Kegiatan Islami Festival diawali pada Jumat (10 Juli 2026) dengan babak penyisihan berbagai perlombaan Islami, meliputi: Sementara pada Sabtu (11 Juli 2026) dilaksanakan babak final, penyerahan penghargaan, serta berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak dan keluarga, seperti: Menjadikan Generasi Muda Sebagai Jembatan Dakwah Ketua Panitia Festival Muharam 1448 H, Rizal Razak, menjelaskan bahwa festival ini dirancang agar dakwah semakin dekat dengan generasi milenial dan Gen Z melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, penyampaian dakwah Ustadz Koh Dennis Lim yang rasional, komunikatif, dan mudah dipahami menjadi salah satu daya tarik utama festival. Kehadiran beliau di Masjid Alumni IPB juga menjadi momen istimewa karena memiliki kedekatan emosional dengan lingkungan kampus. Selain memperkuat syiar Islam, panitia juga memiliki visi untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi generasi muda. Ke depan, Masjid Alumni IPB bersama para mitra berencana menyelenggarakan Festival Kuliner Muslim selama beberapa hari di kawasan IPB Baranangsiang sebagai ruang promosi UMKM sekaligus sarana pelatihan sertifikasi halal dan sertifikat penjamah makanan bagi calon tenaga kerja di sektor food and beverage (F&B). Kepedulian Sosial yang Berkelanjutan Ketua DKM Masjid Alumni IPB, Iman Hilman, menegaskan bahwa semangat bulan Muharam sebagai salah satu bulan yang dimuliakan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap anak-anak yatim. Menurutnya, santunan yatim bukan sekadar kegiatan tahunan saat Muharam atau “Lebaran Yatim”, melainkan komitmen yang akan terus dijalankan sepanjang tahun. Ia juga menekankan pentingnya memberikan ruang seluas-luasnya kepada remaja masjid untuk menjadi penggerak utama berbagai kegiatan. “Konsepnya dari mereka untuk mereka, sehingga bahasanya lebih nyambung dan tepat sasaran.” Dengan lokasi Masjid Alumni IPB yang berada di kawasan strategis Kota Bogor, masjid diharapkan menjadi pusat pembinaan spiritual sekaligus tempat masyarakat mendapatkan ketenangan di tengah aktivitas sehari-hari. Melalui berbagai program keislaman, Masjid Alumni IPB ingin mendorong lahirnya generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, serta mampu menjalankan aktivitas usaha sesuai syariat Islam. Menutup rangkaian Festival Muharam 1448 H, DKM Masjid Alumni IPB mengajak generasi muda untuk aktif terlibat dalam kegiatan masjid, berdiskusi, berbagi gagasan, dan bersama-sama membangun metode pembelajaran Islam yang relevan dengan tantangan zaman. Dengan demikian, estafet kepemimpinan dan syiar Islam dapat terus berlanjut melalui generasi penerus yang memiliki fondasi keimanan yang kuat serta semangat ukhuwah Islamiyah.

SENADA Season 2 Kembali Hadir, Hadirkan Inspirasi bagi Generasi Muda Kota Bogor

SENADA (Pesantren Anak Muda) Season 2 kembali diselenggarakan oleh Yayasan Masjid Alumni IPB sebagai wadah pembinaan bagi pelajar SMP dan SMA di wilayah Bogor dan sekitarnya. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Alumni IPB ini diikuti oleh 25 siswa SMP dan SMA yang berasal dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan, di antaranya MTs Sirojul Wildan, MAN 1 Kota Bogor, MAN 2 Kota Bogor, SMK Wikrama Bogor, SMKN 1 Kota Bogor, SMK Bina Sejahtera 3, SMAN 1 Sukaraja, SMAN 2 Kota Bogor, SMAN 3 Depok, SMAN 6 Kota Bogor, SMAN 7 Kota Bogor, SMAN 8 Kota Bogor, SMAN 10 Kota Bogor, SMPN 8 Kota Bogor, SMPN 9 Kota Bogor, SMA Plus YPHB, Homeschooling Imam Nawawi, SMP Darul Quran Al Wafa, SMA Darul Quran Al Wafa, serta Ma’had Alyusro. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 21 Juni 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga 17.30 WIB. Selama satu hari penuh, para peserta mengikuti rangkaian pembinaan yang dikemas secara interaktif untuk memperkuat karakter, meningkatkan wawasan keislaman, serta membangun semangat bertumbuh bersama di kalangan generasi muda. SENADA Season 2 menghadirkan sejumlah pembicara inspiratif, yaitu Coach Jamil Azzaini, Ustadz Iman Hilman selaku Ketua Yayasan Masjid Alumni IPB, serta Kak Muhammad Farhan, seorang content creator muslim. Melalui materi yang disampaikan, para peserta diajak untuk membangun karakter yang kuat, memiliki tujuan hidup yang jelas, serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain sesi inspiratif bersama para narasumber, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan, seperti diskusi interaktif, permainan edukatif, sharing session, serta aktivitas kebersamaan yang mendorong kerja sama, kepemimpinan, dan keberanian dalam menyampaikan pendapat. Seluruh rangkaian kegiatan turut diselingi dengan ibadah berjamaah sebagai upaya membiasakan nilai-nilai spiritual dalam aktivitas sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta berpartisipasi dalam berbagai tantangan yang diberikan oleh panitia dan mentor. Suasana hangat dan penuh semangat menjadikan SENADA bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga ruang yang aman bagi para pelajar untuk memperluas pergaulan, saling menguatkan, dan bertumbuh bersama dalam lingkungan yang positif. Melalui penyelenggaraan SENADA Season 2, Yayasan Masjid Alumni IPB berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki karakter tangguh, semangat belajar yang tinggi, kepedulian terhadap sesama, serta kedekatan dengan nilai-nilai keislaman. Program ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Masjid Alumni IPB dalam membangun komunitas anak muda yang aktif, produktif, dan berakhlak mulia, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman. Klik tautan berikut untuk melihat keseruan kegiatan SENADA Season 2:https://www.instagram.com/reel/DaG9WKPS3ip/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

SENADA Hadirkan Ruang Pembinaan Positif bagi Generasi Muda Kota Bogor

SENADA (Pesantren Anak Muda) merupakan kegiatan pembinaan remaja yang diinisiasi oleh Yayasan Masjid Alumni IPB bagi pelajar di wilayah Bogor. Kegiatan yang diselenggarakan di Masjid Alumni IPB ini diikuti oleh 22 siswa SMP dan SMA/SMK. Peserta berasal dari sejumlah sekolah dan lembaga pendidikan, di antaranya Darul Quran Al Wafa, Home Schooling Imam Nawawi, MTs Darul Ulum, PKBM Eskayede, PKBM Tunas Mekar, SMA Kosgoro Kota Bogor, SMA YPHB Bogor, SMAN 1 Ciawi, SMAN 1 Sukaraja, SMAN 6 Kota Bogor, SMAN 7 Kota Bogor, SMK-SMAK Bogor, dan SMKN 3 Kota Bogor. Kegiatan berlangsung selama dua hari, dimulai pada Sabtu, 09 Mei 2026, pukul 16.00 WIB hingga Minggu, 10 Mei 2026, pukul 09.00 WIB. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan sistem menginap, sehingga suasana kebersamaan, kedekatan, dan pembinaan dapat terjalin lebih intensif. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai aktivitas positif dan membangun, mulai dari tausiyah inspiratif, game edukatif, sharing session, olahraga bersama, hingga ibadah berjamaah seperti mengaji, shalat berjamaah, dan qiyamul lail. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membangun karakter, memperkuat nilai spiritual, serta meningkatkan semangat kebersamaan di kalangan anak muda. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta merasa bahwa SENADA menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus memberikan dampak positif bagi diri mereka. Selain menambah wawasan dan motivasi, kegiatan ini juga menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi para pelajar untuk bertumbuh bersama dalam lingkungan yang positif. Salah satu peserta, Diar Ramadhan Azkafalah dari SMAN 6 Kota Bogor, mengungkapkan kesannya selama mengikuti kegiatan SENADA. “Kegiatannya bagus. Di sini kita belajar tentang keislaman, pokoknya lebih memperdalam ajaran agama Islam untuk melewati kehidupan kita dengan lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya. Peserta lainnya, Veserano dari SMK-SMAK Bogor, juga merasakan dampak positif dari kegiatan ini. “Saya anak muda yang biasa nongkrong jadi lebih dekat dengan agama,” katanya. Sementara itu, Agna Az Zahra dari SMAN 7 Kota Bogor mengaku sangat menikmati seluruh rangkaian acara. “Ada kegiatan tanya jawab, dapat koin, kegiatan ini tuh seru banget,” tuturnya. Melalui kegiatan SENADA, Yayasan Masjid Alumni IPB berharap akan semakin banyak generasi muda yang memiliki semangat belajar, kepedulian sosial, serta kedekatan dengan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun komunitas anak muda yang aktif, produktif, dan berakhlak baik di tengah tantangan zaman. Klik link berikut untuk melihat keseruan kegiatan SENADA : https://www.instagram.com/reel/DYYykX1p3Q5/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Dauroh Janaiz Bekali Mualaf dengan Pemahaman dan Keterampilan Pengurusan Jenazah

Dauroh Janaiz diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Dauroh Intensif Mualaf dengan tema “Pelatihan Pengurusan Jenazah”. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman syariat serta keterampilan praktis dalam mengurus jenazah sesuai tuntunan Islam. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Yayasan Masjid Alumni IPB dengan BAZNAS RI dalam upaya memperkuat program pembinaan mualaf, khususnya dalam aspek pemahaman ibadah dan praktik kehidupan sehari-hari. Kegiatan dipandu oleh Ustadz Kamal Mustofa, Lc., yang menyampaikan materi sekaligus memandu praktik secara langsung. Metode ini memungkinkan peserta memahami setiap tahapan pengurusan jenazah secara lebih komprehensif, mulai dari teori hingga praktik. Pelaksanaan kegiatan dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman masyarakat terkait tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat. Dalam praktiknya, tidak sedikit masyarakat yang merasa ragu atau sepenuhnya menyerahkan proses tersebut kepada pihak tertentu. Padahal, pengurusan jenazah merupakan kewajiban fardhu kifayah yang idealnya dapat dilaksanakan oleh umat Islam di lingkungannya masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026, pukul 08.30–11.30 WIB, bertempat di Masjid Alumni IPB. Sebanyak 35 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari 21 mualaf binaan dan 14 jamaah serta takmir Masjid Alumni IPB. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi secara interaktif melalui pemaparan materi dan praktik langsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memiliki pemahaman yang lebih baik serta kesiapan dalam menjalankan kewajiban fardhu kifayah. Selain itu, pembekalan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berperan di tengah masyarakat serta mengamalkan ajaran Islam secara nyata.

Dukungan Usaha untuk Jamaah Masjid Al Ihsan

BMAI menyalurkan bantuan modal usaha kepada jamaah binaan Masjid Al Ihsan, Tonjong, Kabupaten Bogor, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebanyak 10 penerima manfaat menerima bantuan dengan total penyaluran sebesar Rp10.000.000. Program ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha kecil dalam mempertahankan serta mengembangkan usaha mereka, khususnya dalam menghadapi periode kebutuhan ekonomi yang meningkat, seperti bulan Ramadhan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat usaha yang telah dirintis, meningkatkan pendapatan, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas. Melalui program ini, BMAI berupaya mendorong terciptanya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat. Inisiatif ini juga menjadi wujud nyata kepedulian dan kolaborasi dalam mendukung penguatan ekonomi berbasis masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro. BMAI mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam program pemberdayaan, sehingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang dapat terbantu dan semakin berdaya.

BMAI Dukung Usaha Jamaah MT Karima Shidqia

BMAI bersama Baitul Maal MT Karima Shidqia menyalurkan bantuan modal usaha kepada jamaah binaan MT Karima Shidqia sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat. Sebanyak 17 penerima manfaat mendapatkan dukungan modal usaha, masing-masing sebesar Rp 500.000, dengan total penyaluran mencapai Rp 8.500.000. Program ini merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung pelaku usaha kecil agar dapat bertahan, berkembang, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat usaha yang telah berjalan, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas. Selain itu, program ini juga menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat. Kolaborasi antara BMAI dan Baitul Maal MT Karima Shidqia menunjukkan pentingnya sinergi dalam memperluas dampak pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro. BMAI mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam program-program pemberdayaan, sehingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang dapat terbantu dan semakin berdaya.

MAI Dukung Usaha Anggota UMKM Berdaya di Bogor

BMAI kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada anggota komunitas UMKM Berdaya di Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil agar tetap bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi. Pada program ini, bantuan diberikan kepada 10 penerima manfaat yang memiliki beragam jenis usaha, di antaranya nasi uduk, gorengan, susu kedelai, cireng isi, kue basah, hingga nasi tumpeng. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 4.500.000. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat keberlangsungan usaha, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas bagi para penerima manfaat. Program ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara BMAI dan para donatur dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis usaha kecil. Dukungan yang diberikan tidak hanya berdampak pada keberlangsungan usaha, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. BMAI mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam berbagai program pemberdayaan, sehingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang dapat terbantu dan semakin berdaya.

YMAI Berbagi Kasih

Jumat, 13 Maret 2026 menjadi momen penuh kebahagiaan bagi keluarga besar Yayasan Masjid Alumni IPB (YMAI). Pada kesempatan ini, YMAI bersama Yuppi dan MyVets berbagi dengan anak-anak yatim dan dhuafa yang merupakan binaan YMAI. Bantuan yang disalurkan berupa uang untuk kebutuhan harian, paket sembako, makanan ringan, serta Beras Untuk Umat (RANUM) seberat 3 kg. Kegiatan ini juga diisi dengan kultum yang disampaikan oleh Ustadz Royani Koman, Lc., selaku Imam Masjid Alumni IPB. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh yang hadir untuk memahami makna puasa sebagai sarana memperkuat keimanan. Kegiatan ini disambut dengan penuh kebahagiaan. Senyum ceria terpancar dari wajah anak-anak yang hadir, sementara para orang tua dan wali turut merasakan kehangatan dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Melalui program ini, YMAI tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, kepedulian, dan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Terima kasih, Sahabat. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

Kolaborasi Kebaikan BMAI dan Al Jazira

Silaturahmi bukan sekadar pertemuan, tetapi juga menjadi jembatan lahirnya kebaikan yang lebih luas. Alhamdulillah, Baitul Maal Masjid Alumni IPB (BMAI) berkesempatan menjalin silaturahmi yang hangat dengan Al Jazira, brand terpercaya yang telah berdiri sejak tahun 2007. Al Jazira dikenal memiliki lebih dari 150 produk berbasis kurma, mulai dari makanan, minuman, hingga berbagai produk olahan lainnya. Dengan lebih dari 25.000 produk terjual, 550+ mitra terhubung, penjualan mencapai 1.500+ per bulan, serta 800+ lokasi mitra, Al Jazira terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Pertemuan ini tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga melahirkan kolaborasi kebaikan. Bersama Al Jazira, BMAI menyalurkan wakaf Al Qur’an Besar kepada ibu-ibu lansia di Majelis Taklim Fatimah Az Zahra, yang merupakan binaan dari Al Jazira. Wakaf ini dihadirkan agar para ibu dapat membaca Al-Qur’an dengan lebih nyaman. Momen ini menjadi sangat berharga, karena Al Qur’an yang diwakafkan diharapkan dapat menjadi sumber pahala jariyah yang terus mengalir, sekaligus menemani para ibu dalam memperkuat ibadah dan kedekatan dengan Allah SWT. BMAI mengapresiasi dukungan penuh dari owner Al Jazira yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiatan sosial dan pemberdayaan umat. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara lembaga dan pelaku usaha dapat menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Semoga silaturahmi ini menjadi awal dari lebih banyak kebaikan yang bisa dihadirkan bersama. Terima kasih atas dukungan terbaikmu, Sahabat. Mari terus bergandengan tangan dalam menebar manfaat.